Juni 27, 2008 pada 10:30 pm (1)
KETIKA TELANJUR JADI BUBUR
Setelah dibikinin email di yahoo, Si Mas bukannya rajin berkorespondensi. Ia malah keranjingan chating di YM. Beberapa kali ia mengajak ayahnya chating. Kalau enggak sibuk, ya kadang dilayani. Kalau banyak kerjaan, ya maaf saja, diabaikan. [dilanjut bagi yang punya YM]
Tinggalkan sebuah Komentar
Juni 27, 2008 pada 5:14 pm (Pribadi)
Tags: nonton bareng, surat dokter
HIDANGAN LENGKAP & SURAT DOKTER
Sejak kemarin ada saja yang ngajak nonton bareng. Padahal mereka tahu saya tak suka sepak bola. Tapi karena sekarang lagi demam Euro 2008 saya ikut-ikutan menonton (siaran ulangan). Bukan karena suka, tetapi semata-mata karena biar tak ketinggalan kereta.
Tadi siang kembali ada yang nawarin tiket gratis nobar di Kemang. Kebetulan sang teman ikut sibuk menyiapkan acara itu. Karena masih ada kelebihan pas masuk, maka ditawarkanlah ke saya. Konon, selain menjanjikan tontotan layar lebar, cemilan juga berlimpah. Sayang, panitia tak menyediakan surat dokter sekalian sehingga esok harinya (Senin) ada alasan tak masuk kerja. Coba kalau ada, pasti banyak yang berminat. Saya akan mendaftar di nomor urut pertama.
Tinggalkan sebuah Komentar
Juni 27, 2008 pada 3:57 pm (1)
SEBAIKNYA DIAPAKAN YA?
Repot juga berhubungan dengan orang yang plin-plan alias tak punya pendirian. Awal ketemu sang Ibu dengan antusias minta ini itu. Setelah negoisasi alot akhirnya kami punya titik temu dan lahirlah sebuah kesepakatan. Agar kesepakanan ini ada nilai legalnya, maka dibuat hitam di atas putih [jika sudah sepakat, silakan baca selanjutnya]
Tinggalkan sebuah Komentar
Juni 27, 2008 pada 1:34 pm (1)
Tags: Cinta Laura, Kontrak Eksklusif, manoj Punjabi
RANTAI BAGI ARTIS PAPAN ATAS
Uang Rp2 miliar tentu bukan angka yang sedikit. Entahlah bagi Cinta Laura, artis yang sampai sekarang belum fasih berbicara bahasa indonesia. Bintang muda papan atas ini digugat oleh MD Intertainment senilai Rp 2 M. MD adalah rumah produksi sinetron dan film milik trah Punjabi yang akhir-akhir ini seakan meneruskan kejayaan PH leluhurnya, Multivision.
[Bebas Baca Kelanjutannya Tanpa Harus Dirantai]
Tinggalkan sebuah Komentar
Juni 27, 2008 pada 8:54 am (Pribadi)
Tags: capek, ngorok
TERNYATA SANGAT BERBAHAYA
Begitu bangun pagi dapat protes dari bini. Tumben, tadi malam saya ngorok. Haaaa? Ngorok????? Aduh kenapa ya akhir-akhir sering ngorok. “kecapeaan kaleeee?” kata bini. Padahal sepengetahuan saya, emang ngorok ada hubungannya dnegan capek? Tapi jujur, rada ngeri juga ketika mendengar laporan kalo saya belakangan ini sering ngorok. Maklum, ngorok bukan pertanda sebuah kelelapan tidur, melainkan bisa mendatangkan petaka. Oh ya????? silakan tengok di sini
Tinggalkan sebuah Komentar