Kontrak Eksklusif

RANTAI BAGI ARTIS PAPAN ATAS

Uang Rp2 miliar tentu bukan angka yang sedikit. Entahlah bagi Cinta Laura, artis yang sampai sekarang belum fasih berbicara bahasa indonesia. Bintang muda papan atas ini digugat oleh MD Intertainment senilai Rp 2 M. MD adalah rumah produksi sinetron dan film milik trah Punjabi yang akhir-akhir ini seakan meneruskan kejayaan PH leluhurnya, Multivision.

MD menggugat Cinta lantaran artis ”cadel” ini dianggap ”ada main” dengan rumah produksi lain, dalam hal ini Sinemart. Padahal Cinta sudah dikontrak eksklusif oleh rumah produksi yang dijalankan oleh Manoj Punjabi ini.

Bagi artis papan atas, kontrak eksklusif memang menjadi jerat alias rantai, dimana ia tak akan bisa ada main dengan PH lain. Dengan kata lain, dengan kontrak tersebut, sang artis harus main di sinetron produksi PH tersebut. Lantaran ini perjanjian kerja, artis yang telah dikalungi rantai eksklusif tak bisa main-main. Kalau melanggar, akibatnya, ya seperti yang dialami Cinta Laura.

Jauh sebelum Cinta kena perkara, Marshanda juga mengalami hal sama. Bahkan kasus yang menimpa Marshanda harus diselesaikan lewat meja hijau. Dan kalau tak salah, Marshanda kalah dan wajib membayar ganti rugi lantaran dinilai ingkar janji.

Ya, karena ini perjanjian kerja, maka ada konsekuensi hukumnya. Lain halnya jika ingkar janji ini menyangkut hubungan asmara. Maka banyak yang tenang-tenang saja ketika salah satu pasangan menduakan. Kok, malah ke arah asmara? Nah jika tak ingin diduakan, atau malah ditigakan,  labeli pasangan Anda dengan “kontrak eksklusif”. Niscaya dia tak berani main-main.

Tulis sebuah Komentar